Kebijakan Aturan Penggunaan

Lingkup dan Penegakan

Kebijakan Aturan Pengguna atau disebut AUP ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari perjanjian antara PT. Raja Mitra Informatika dan Pelanggan. AUP berlaku untuk semua Layanan yang disediakan oleh PT. Raja Mitra Informatika. Pelanggaran AUP dapat mengakibatkan penangguhan atau penghentian Akun Layanan Anda.

Kepatuhan Hukum Pelanggan

Pelanggan bertanggung jawab atas semua aktivitasnya sehubungan dengan Layanan dan aktivitas setiap sub-pengguna yang menggunakan Akun Layanan Pelanggan. Pelanggan bertanggung jawab untuk mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku saat menggunakan Layanan.

Penyalahgunaan dan Tindakan Ilegal

Pelanggan tidak berhak menggunakan Layanan untuk tujuan yang dianggap penyalahgunaan dengan tindakan ilegal dan tidak bertanggung jawab serta tindakan yang bertentangan dengan Hukum di Indonesia dan norma-norma Internet yang berlaku serta tindakan yang mengancam infrastruktur PT. Raja Mitra Informatika. Ini termasuk tetapi tidak terbatas pada:

  • VPN/Tunnel/Proxy/OpenSSH/Dropbear dan segala aplikasi serta aktifitas sejenis;
  • Penyimpanan atau transfer materi ilegal, termasuk materi yang ilegal untuk ditransmisikan melalui jaringan telekomunikasi publik; Keterlibatan dalam kegiatan penipuan;
  • Penggunaan Layanan sehubungan dengan kegiatan penipuan
  • Akses tidak sah ke sistem, jaringan dan data termasuk upaya untuk mengidentifikasi kerentanan dalam sistem dan jaringan tanpa izin tertulis dari pemilik sistem atau jaringan;
  • Penyimpanan atau transfer, atau tautan ke, konten yang melanggar hak cipta, merek dagang, paten, atau hak kekayaan intelektual lainnya, atau berkontribusi terhadap pelanggaran tersebut;
  • Penyimpanan atau transfer, atau tautan ke, konten yang melecehkan atau mengancam, menyebar kebencian atau kekerasan, atau mengancam dengan kekerasan:
  • Penggunaan akun Internet atau elektronik tanpa izin pemilik;
  • Pemantauan lalu lintas data dan jaringan tanpa izin pemilik;
  • Pengumpulan informasi pengguna (termasuk informasi keuangan) dan alamat email tanpa persetujuan orang yang diidentifikasi;
  • Menyebabkan gangguan layanan pengguna lain dari sistem komputer atau jaringan, termasuk serangan Denial of Service
  • Menyebarkan situs atau materi lain yang diiklankan dengan penyalahgunaan Layanan (tidak terbatas pada spam) ;
  • Penggunaan layanan PT. Raja Mitra Informatika untuk mendistribusikan perangkat lunak yang secara diam-diam mentransmisikan informasi pengguna dan iklan (kecuali jika perangkat lunak tersebut mencakup persetujuan pengguna dan penghapusan yang mudah menggunakan metode standar); dan
  • Penyalahgunaan lain dari sistem Layanan kami.

Gangguan pada Infrastruktur

PT. Raja Mitra Informatika melarang semua penggunaan Layanan yang mengancam Infrastruktur PT. Raja Mitra Informatika. Pelanggan dilarang menggunakan Layanan dengan cara apa pun yang dapat menimbulkan risiko keamanan pada Layanan atau mengganggu pengoperasian Layanan. Ini termasuk tetapi tidak terbatas pada:

  • Penggunaan script/program/aplikasi, brute force, image hosting,web proxy, mail proxy, dan jenis-jenis proxy lainnya yang dapat mengganggu kinerja dan kestabilan infrastruktur;
  • Konfigurasi server virtual dengan keamanan yang tidak memadai, memungkinkan akses ilegal pihak ketiga; dan
  • Menghindari upaya PT. Raja Mitra Informatika untuk mengontrol, memantau dan penagihan Layanan.

Email Blast

Jika Pelanggan ingin menggunakan Layanan untuk mengirim email massal atau komunikasi massal lainnya, Pelanggan harus terlebih dahulu meminta persetujuan tertulis ke PT. Raja Mitra Informatika. Pelanggan harus mematuhi semua undang-undang dan norma tentang pengiriman pesan elektronik komersial atau komunikasi pemasaran atau elektronik lainnya.